Dunia kompetitif Dota 2 kembali dikejutkan kabar besar setelah Curtis “Aui_2000” Ling mengungkapkan bahwa dirinya tidak berencana melanjutkan karier profesional di Dota 2. Pelatih Team Falcons tersebut menyebut musim 2026 kemungkinan menjadi akhir perjalanan panjangnya di skena kompetitif.
Keputusan itu disampaikan setelah Team Falcons menyelesaikan perjalanan mereka di The International 2026 (TI 2026). Falcons harus puas finis di posisi 7-8 setelah menelan dua kekalahan beruntun di fase playoff.
Aui_2000 Konfirmasi Tak Akan Lanjut
Dalam wawancara setelah TI 2026, Aui_2000 ditanya mengenai masa depan Team Falcons dan kemungkinan perubahan roster. Menariknya, sang pelatih mengaku tidak terlalu terlibat dalam pembahasan tersebut karena dirinya memang sudah tidak berencana meneruskan karier di Dota 2.
Aui_2000 mengatakan bahwa dirinya merasa musim ini kemungkinan besar menjadi musim terakhirnya. Pernyataan tersebut sekaligus memperkuat rumor mengenai masa depannya setelah kontraknya bersama Falcons berakhir.
Status Aui_2000 juga telah tercatat sebagai retired di Liquipedia pada periode setelah berakhirnya TI 2026. Masa baktinya bersama Team Falcons tercatat berakhir pada 23 Agustus 2026.
Perjalanan Panjang yang Akhirnya Sampai di Ujung
Keputusan Aui_2000 untuk berhenti dari Dota 2 ternyata bukan keputusan mendadak. Pelatih asal Amerika Serikat tersebut mengungkapkan bahwa dirinya sudah cukup lama mempertimbangkan langkah tersebut.
Salah satu faktor terbesar adalah gaya hidup sebagai profesional esports yang mengharuskannya terus melakukan perjalanan dari satu turnamen ke turnamen lainnya. Menurut Aui_2000, rutinitas tersebut semakin sulit dijalani. Perjalanan tanpa henti dan gaya hidup kompetitif menjadi alasan utama dirinya mulai mempertimbangkan kehidupan di luar Dota 2. Bahkan, ia mengaku mungkin sudah mengakhiri kariernya setelah musim sebelumnya apabila Team Falcons tidak berhasil memenangkan The International 2025.
Tiga Gelar TI dari Tiga Organisasi Berbeda
Jika benar pensiun, Aui_2000 meninggalkan Dota 2 dengan salah satu CV paling unik dalam sejarah The International. Ia sudah memenangkan The International sebanyak tiga kali, tetapi ketiga gelar tersebut diraih bersama tiga organisasi berbeda.
Gelar pertamanya datang pada TI 2015 ketika ia masih berstatus sebagai pemain Evil Geniuses. Aui_2000 kemudian kembali mengangkat Aegis pada TI 2022, kali ini sebagai pelatih Tundra Esports.
Puncaknya terjadi pada TI 2025. Sebagai pelatih Team Falcons, ia kembali membawa timnya menjadi juara dunia. Pencapaian tersebut membuat Aui_2000 menjadi orang pertama yang memenangkan The International sebanyak tiga kali bersama tiga organisasi berbeda. Sebuah rekor yang tentunya tidak mudah untuk disamai.
Perjalanan Terakhir Bersama Team Falcons
Aui_2000 bergabung dengan Team Falcons sejak Januari 2024. Selama periode tersebut, ia menjadi bagian penting dari perkembangan Falcons hingga mampu mencapai puncak kompetitif Dota 2. Namun, perjalanan Falcons di TI 2026 tidak berjalan sesuai harapan. Mereka memang berhasil mencapai playoff, tetapi harus menelan kekalahan 1-2 dari Nigma Galaxy.
Falcons kemudian mendapat kesempatan kedua melalui lower bracket. Sayangnya, Team Liquid kembali mengalahkan mereka dengan skor identik 1-2. Hasil tersebut membuat Falcons mengakhiri TI 2026 di posisi 7-8.
Akhir Karier atau Babak Baru?
Keputusan Aui_2000 meninggalkan Dota 2 tentu menjadi kehilangan besar bagi kompetisi. Ia bukan hanya pemain veteran, tetapi juga salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah The International.
Meski demikian, pensiun dari esports tidak selalu berarti berhenti sepenuhnya dari industri gaming. Dengan pengalaman sebagai pemain sekaligus pelatih dan koleksi tiga Aegis, Aui_2000 masih memiliki banyak hal yang bisa dibagikan kepada generasi pemain berikutnya.
Untuk saat ini, satu hal sudah cukup jelas: era Aui_2000 di panggung kompetitif Dota 2 tampaknya telah mencapai garis finis. Setelah bertahun-tahun berkeliling dunia mengejar Aegis, ia kini ingin memberikan lebih banyak waktu untuk kehidupan di luar rutinitas esports profesional.