Jika berbicara soal pemain paling fleksibel di skena kompetitif VALORANT, nama Jason “f0rsakeN” Susanto hampir selalu masuk dalam daftar teratas. Kini bintang Paper Rex (PRX) itu kembali menorehkan pencapaian yang belum pernah diraih pemain profesional lain.
Dalam pertandingan melawan Team Secret di VCT Pacific Stage 2, f0rsakeN akhirnya menggunakan Gekko, satu-satunya Agent yang belum pernah ia mainkan di kompetisi resmi. Dengan penampilan tersebut, pemain asal Indonesia ini resmi menjadi pemain pertama dalam sejarah VCT yang pernah memainkan seluruh Agent VALORANT yang tersedia.
Rekor tersebut semakin mengukuhkan reputasi f0rsakeN sebagai salah satu pemain paling serbabisa di dunia esports VALORANT.
Perjalanan Panjang Menuju Rekor Bersejarah
Pencapaian ini bukan sesuatu yang terjadi dalam semalam. Selama bertahun-tahun membela Paper Rex, f0rsakeN dikenal sebagai pemain yang mampu berpindah peran sesuai kebutuhan tim. Ia pernah menjadi Duelist, Initiator, Sentinel, hingga Controller tanpa kehilangan kualitas permainannya.
Langkah menuju rekor ini semakin dekat saat VALORANT Masters Santiago pada Maret lalu. Kala itu, ia memainkan Viper dalam kemenangan Paper Rex atas G2 Esports, menyisakan hanya satu Agent yang belum pernah ia gunakan, yakni Gekko. Namun perjalanan tersebut sempat bertambah panjang ketika Riot Games merilis Controller terbaru bernama Miks.
Alih-alih mengabaikan Agent baru tersebut seperti kebanyakan tim VCT lainnya, Paper Rex justru menjadi salah satu organisasi pertama yang berani bereksperimen. Dalam laga menghadapi T1 di VCT Pacific Stage 2, f0rsakeN dipercaya memainkan Miks. Meski Paper Rex kalah dalam seri tersebut, mereka berhasil memenangkan map saat Agent baru itu dimainkan.
Dengan demikian, hanya Gekko yang tersisa untuk melengkapi koleksi Agent milik sang bintang.
Gekko Jadi Potongan Terakhir Puzzle f0rsakeN
Kesempatan itu akhirnya datang saat Paper Rex menghadapi Team Secret. Pada map pembuka Summit, f0rsakeN langsung mengunci Gekko dan menorehkan sejarah baru di VCT.
Penampilannya memang tidak bisa dibilang sempurna. Salah satu momen yang paling mencuri perhatian justru ketika ultimate miliknya meleset dan malah mengenai rekan setim sendiri.
Meski begitu, insiden tersebut tidak memengaruhi jalannya pertandingan. Paper Rex tetap tampil dominan dan berhasil mengamankan kemenangan atas Team Secret sekaligus mempertahankan posisi puncak klasemen grup.
Di balik hasil pertandingan tersebut, perhatian komunitas VALORANT justru tertuju pada pencapaian pribadi f0rsakeN yang berhasil menyelesaikan apa yang oleh banyak penggemar dijuluki sebagai “Agent Bingo”.
Bukti Nyata Mengapa f0rsakeN Disebut Flex Terbaik
Kemampuan memainkan banyak Agent bukan hanya soal jumlah karakter yang pernah dipilih. Setiap Agent memiliki mekanik, utilitas, hingga peran berbeda yang membutuhkan pemahaman mendalam mengenai tempo permainan, komunikasi tim, serta eksekusi strategi. Karena itulah sangat jarang ada pemain profesional yang benar-benar nyaman memainkan seluruh Agent di level kompetitif.
Meski kini telah menggunakan semua Agent yang tersedia, Jett masih menjadi Agent yang paling identik dengan f0rsakeN. Hingga saat ini, ia telah memainkan Duelist tersebut dalam lebih dari 117 pertandingan profesional, menjadikannya pilihan favorit sepanjang kariernya. Namun kemampuan beradaptasi membuatnya tetap mampu tampil efektif saat berpindah ke Agent lain, sesuatu yang menjadi ciri khas permainan Paper Rex selama beberapa musim terakhir.
Misi Belum Sepenuhnya Berakhir
Walaupun telah menyelesaikan seluruh daftar Agent yang tersedia, masih ada tantangan lain yang menunggu. Beberapa Agent memang sudah pernah dimainkan oleh f0rsakeN, tetapi belum di panggung resmi VCT.
Contohnya adalah Iso, yang baru sekali ia gunakan dalam showmatch VALORANT Indonesia Connext 2023, serta Clove yang hanya dimainkan pada VALORANT Radiant International Invitational 2025. Selain itu, Agent seperti Reyna dan Sage juga belum pernah kembali ia gunakan sejak VCT Pacific resmi bergulir pada 2023.
Apabila suatu hari nanti f0rsakeN memainkan seluruh Agent tersebut dalam pertandingan resmi VCT, maka ia akan mencatatkan rekor yang lebih impresif lagi: memainkan setiap Agent VALORANT di level kompetisi tertinggi. Melihat gaya bermain Paper Rex yang dikenal kreatif dan tidak takut bereksperimen, bukan tidak mungkin rekor tersebut akan benar-benar terwujud dalam waktu dekat.